4.5.12

why so serious #33


our spirit just for our team

soal penjas #5


11.    Nilai positif yang terkandung daalam pendidikan jasmani adalah…
a.    Untuk melawan mental lawan
b.    Untuk memperpanjang umur
c.    Menghindari perilaku sehat
d.    Untuk menyalurkan egoisme individual
e.    Untuk menanamkan perilaku hidup sehat
22.    Pengaruh utama dalam metabolisme dalam tubuh manusia setelah berolahraga adalah
a.    Badan menjadi kuat
b.    Sehat jasmani dan rohani
c.    Tidak mengantuk dikelas
d.    Lebih segar untuk melanjutkan aktifitas kerja
e.    Suplai darah keseluruh tubuh menjadi lancar
33.    Dalam kegiatan olahraga sering terjadi proses terengah-engah, hal itu disebabkan karena..
a.    Kelebihan asam laktat
b.    Kelebihan beban
c.    Kekurangan O2 dalam darah
d.    Kurang pemanasan
e.    Paru-paru terlalu kecil
44.    Gymnastic berasal dari kata gymnast yang berarti
a.    Bersenam
b.    Telanjang
c.    Kesegaran badan
d.    Tempat senam
e.    Telanjang
55.    Pada gerakan berdiri dengan kedua tangan (handstand) yang sangat menentukan adalah
a.    Otot kaki
b.    Otot perut
c.    Kekuatan lengan
d.    Keseimbangan
e.    Kekuatan lengan dan keseimbangan
66.    Senam adalah dasar pendidikan, sebab dalam senam terpupuk rasa…
a.    Keberanian
b.    Keterampilan
c.    Kesegaran
d.    Ketangkasan
e.    Keuletan
77.    Teknik awalan dalam lompat jauh adalah…
a.    Lari pelan dengan mantap
b.    Lari cepat dengan langkah kecil-kecil
c.    Lari cepat dengan zig-zag
d.    Lari cepat tanpa merubah langkah
e.    Lari biasa dengan langkah panjang
88.    Arah putaran cakram yang benar dalam nomor lempar adalah..
a.    Berlawanan arah jarum jam
b.    Searah jarum jam
c.    Berputar berdiri
d.    Oleng
e.    Naik turun
99.    Dibawah ini adalah penentu kualitas suatu pertandingan dalam bermain bola voli adalah…
a.    Smash pemain yang keras
b.    Wasit dengan taraf internasional
c.    Penguasaan teknik yang prima
d.    Pemain dengan postur yang tinnggi
e.    Sportif
110.  Pada permainan bola voli, yang disebut dengan pemain libero adalah…
a.    Bebas berpindah-pindah posisi
b.    Berpakaian lain daripada pemain yang lain
c.    Tidak boleh melakukan smash
d.    Tidak boleh melakukan servis
e.    Berposisi ditengah
111.  Tujuan pemanasan sebelum melakukan aktifitas olahraga adalah…
a.    Menghindari kecelakaan
b.    Menaikkan berat badan
c.    Menaikkan suhu tubuh dan mencegah cidera
d.    Memperlancar pencernaan
e.    Mendorong rasa percaya diri
112.  Senam pembentukan tubuh terdiri dari tiga pokok latihan, yaitu..
a.    Pemanasan, pendahuluan, penenangan
b.    Pemanasan, pendahuluan, peregangan
c.    Inti, pemanasan, penenangan
d.    Pendahuluan, inti, penenangan
e.    Penguluran, peregangan, pemanasan
113.  Gerakan lenting kepala pada senam lantai disebut…
a.    Hand stand
b.    Kop stand
c.    Neck lip
d.    Roll depan
e.    Head kip
114.  Latihan untuk melatih kekuatan otot perut dengan gerakan…
a.    Push up
b.    Sit up
c.    Back up
d.    Squat jump
e.    Squat trash
115.  Dibawah ini adalah teknik dasar bermain bola basket, kecuali…
a.    Jumping
b.    Lay up
c.    Dribbling
d.    Rebound
e.    Shooting
116.  Dalam cabang atletik terdapat 4 nomor yaitu…
a.    Lari, jalan, lompat dan lempar
b.    Loncat, lempar, tolak dan lari
c.    Jalan, lari, lompat dan loncat
d.    Lari, lompat, loncat dan lempar
e.    Jalan, lompat,lontar dan lempar
117.  Pada lari jarak pendek atau sprint umunnya pelari menggunakan start…
a.    Jongkok
b.    Melayang
c.    Panjang
d.    Menengah
e.    Berdiri
118.  Pada lari estafet 4 X 100M, start yang digunakan oleh pelari pertama adalah…
a.    Jongkok
b.    Melayang
c.    Panjang
d.    Menengah
e.    Berdiri
119.  Dibawah ini adalah bola mati dalam permainan bola basket, kecuali…
a.    Bola dipegang lebih dari 3 detik
b.    Bola dibawa lari
c.    Bola keluar
d.    Bola digulirkan di laantai
e.    Bola dioperkan ke teman
220.  Dibawah ini adalah teknik dasar bermain sepakbola, kecuali…
a.    Dribbling
b.    Stopping
c.    Heading
d.    Controlling
e.    Blocking
221.  Agar lemparan dalam bermain bola basket dapat lebih cepat/keras, yang harus dilakukan adalah…
a.    Operan harus diikuti lecutan tangan
b.    Tangan harus kuat
c.    Saat mengoper badan harus tegak
d.    Tangan sampai lurus ke depan
e.    Lemparan bola sekuat mungkin 
222.  Jarak lari yang menempuh jarak 42,195KM adalah…
a.    Lari jarak jauh
b.    Lari marathon
c.    Lari ladang
d.    Lari jarak menengah
e.    Lari sprint
223.  Atletik disebut sebagai induk dari segala cabang olahraga, hal ini dikarenakan…
a.    Gerakan dalam atletik sangat komplek
b.    Semua gerakan cabang olahraga yang lain terdapat dalam atletik
c.    Awal terbentuknya olahraga adalah adanya atletik
d.    Olahraga tertua
e.    Olahraga yang wajib diajarkan disekolah
224.  Pesta olahraga di Indonesia dimana setiap daerah mengirimkan atletnya untuk berlaga di tingkat nasional diselenggarakan setiap…tahun sekali
a.    2 tahun
b.    3 tahun
c.    4 tahun
d.    5 tahun
e.    6 tahun
225.  Kompetisi artinya suatu sistem pertandingan yang…
a.    Setiap regu saling bertanding/berhadapan
b.    Setiap regu tidak peerlu saling berhadapan dengan semua peserta
c.    Bagi regu yang kalah berarti gugur
d.    Berlangsung lebih singkat daripada sistem gugur
e.    Lebih kecil segi pendanaannya

Soal Esai
11.    Jelaskan perbedaan jalan dan lari pada cabang atletik!
22.    Sebutkan gaya renang dan nomor-nomor yang dipertandingkan pada perlombaan renang!
33.    Gambarkan lapangan softball dan posisi jaga dalam permainan softball!
44.    Sebutkan macam-macam senam artistik yang dipertandingkan!
55.    Gambarkan lapangan sepakbola dan ukurannya!

30.4.12

why so serious #32


do you remember it?

Serangan Jantung Pada Pesepakbola


Waspadai Nyeri Dada dan Sesak Nafas

Pesepak bola Italia Piermario Morosini meninggal di lapangan saat timnya, Livorno, melawan Pescara (Sabtu 14/4). Pemain tengah itu terkena serangan jantung dan kolaps saat pertandingan memasuki menit ke-33. Sebelumnya, pemain Tottenham Hotspurs Fabrice Muamba mengalami serangan jantung dan sampai kini masih menjalani perawatan intensif. yang sama dari dua pemain tersebut adalah posisinya sebagai midfielder.
Di antara posisi-posisi lain, midfielder memang memiliki beban kerja yang paling berat. Jarak yang ditempuh pemain pada posisi itu dalam sebuah pertandingan bisa lebih dari 13 kilometer. Jauhnya jarak tersebut ditambah dengan sprint-sprint  yang dilakukan dalam pertandingan. Faktor beratnya beban kerja midfielder bisa memicu serangan jantung. Tentu hal ini bukan semata-mata penyebabnya. Ada faktor lain yang meningkatkan risiko atlet terkena serangan jantung.
Serangan jantung pada dua pesepak bola tersebut bukanlah yang pertama. Pada 490 Sm seorag pemuda pembawa pesan dari Yunani mengalami serangan jantung kemudian mmeninggal, setelah berlari 26,2 mil yang ditempuh dari Marathon hingga Athena. Itu mungkin kalo pertama diketahui serangan jangtung yang dialami atlet. Sejatinya, olahraga bukanlah penyebab kematian. Melainkan pemicu kematian mendadak pada atlet sebagai akibat serangan jantung. Serangan jantung saat olahraga bisa terjadi sebagai akibat tidak normalnya pembuluh darah di jantung.
Kelainan jantung dan pembuluh darah jantung sejak lahir biasanya tidak menampakkan tanda-tanda. Kelainan jantung yang paling sering mengakibatkan serangan jantung hingga menimbulkan kematian pada olahragawan disebut hypertrophic cardiomyopathy.
Pada orang normal, olahraga akan membuat otot jantung beradaptasi menjadi lebih tebal dan lebih kuat. Tetapi, pada orang yang menderita kelainan di atas, terjadi pengerasan dan penebalan otot jantung secara tidak normal melebihi yang seharusnya. Atas kondisi ini, irama detak jantung akan tidak teratur atau lazim disebut ventricular fibrilation.
Tidak teraturnya irama jantung bisa berbentuk cepatnya denyut jantung hingga lebih dari 400 per menit. Akibatnya, tidak ada darah yang dipompa. Bila ini terjadi saat atlet bertanding, segera dia kolaps. Insiden serangan jantung seperti itu cenderung dialami atlet laki-laki.
Tanda-tanda kelainan tersebut bisa diketahui dari beberapa hal berikut : nyeri pada dada kiri, pingsan, pusing, jantung berdebar (jantung berdetak cepat atau tidak teratur), dan sesak nafas berlebihan ketika melakukan olahraga dengan intensitas tinggi.
Jika atlet mendapati tanda-tanda itu, segera konsultasi kepada dokter. Demikian juga atlet yang memiliki silsilah keluarga terserang penyakti jantung atau tekanan darah tinggi. Sebelum meneruskan latihan intensif, ada baiknya dilakukan screening oleh dokter dan pelatih.


Abdul Aziz Hakim
Peneliti ilmu olahraga
Universitas Negeri Surabaya

20.4.12

Komponen Fisik Pemain Sepakbola dan Latihan Fisik


1.      Komponen fisik yang dibutuhkan oleh pemain sepak bola sebagian besar hampir sama dengan berbagai cabang olah raga lainnya yaitu antara lain :
a.       kekuatan (strength) adalah komponen kondisi fisik seseorang tentang kemampuannya dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja.
b.     Daya tahan (endurance) adalah kemampuan untuk bekerja atau berlatih dalam waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan, latihan yang digunakan seperti lari jarak jauh, lari lintas alam, latihan aerobik 12 menit, interval training dan fartlek.
c.       Kecepatan (speed) adalah kemampuan seseoramg untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Dalam hal ini ada kecepatan gerak dan kecepatan eksplosif.
d.      Daya lentur (flexibility), adalah efektivitas seseorang dalam penyesuaian diri untuk segala aktivitas dengan penguluran tubuh yang luas.
e.    Kelincahan (agility) adalah kemampuan seseorang mengubah posisi di area tertentu. Pemain yang mampu mengubah satu posisi yang berbeda dalam kecepatan tinggi dengan koordinasi yang baik, berarti kelincahan pemain tersebut cukup baik.
f.   Koordinasi (coordination) kemampuan seseorang mengintegrasikan bermacam-macam gerakan yang berbeda kedalam pola gerakan tunggal secara efektif.
g.       Keseimbangan (balance) adalah kemampuan seseorang mengendalikan organ-organ syaraf otot.
h.  Ketepatan (accuracy) adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran.
i.  Reaksi (reaction) adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak atau merespon secepatnya dalam menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera, syaraf atau feeling.

2.      Komponen fisik yang dibutuhkan oleh masing-masing posisi :
a.       Goalkeeper :
- Reactive power : kemampuan membangkitkan lompatan setelah mendarat.
-  Agility : kemampuan untuk bergerak dengan cepat sambil merubah arah.
- Flexibility : kemampuan memanfaatkan luas gerak pada persendian secara optimal.
- Accuracy : kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran.
- Reaction : kecepatan untuk menanggapi atau merespon rangsang yang datang secara mendadak.
b.     Defender :
- Reactive power : kemampuan membangkitkan lompatan setelah mendarat.
- Acceleration power : penambahan kecepatan sewaktu berlari.
- Decceleration power : pengurangan kecepatan pada waktu berlari.
- Strength : kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja.
c.       Midfilder :
- Acceleration power : penambahan kecepatan sewaktu berlari.
- Decceleration power : pengurangan kecepatan pada waktu lari.
- Muscle endurance medium : tipe ketahanan otot jangka menengah.
- Speed : kemampuan untuk melakukan gerak berkesinambungan dalam bentuk yang sama dengan waktu yang sesingkat-singkatnya.
- Agility : kemampuan merubah arah dengan cepat.
- Coordination : kemampuan mengintegrasikan bermacam-macam gerakan yang berbeda kedalam gerakan tunggal secara efektif.
- Accuracy : kemampuan untuk mengendalikan gerakan-gerakan bebas terhadap suatu sasaran.
d.    Forward :
- Acceleration power : kemampuan menambah kecepatan sewaktu berlari.
- Decceleration power : kemampuan mengurangi kecepatan pada waktu lari.
- Reactive power : kemampuan membangkitkan lompatan setelah mendarat.
- Speed : kemampuan untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dengan waktu yang sesingkat-singkatnya.
- Agility : kemampuan untuk bergerak dengan cepat sambil merubah arah.
- Accuration : kemampuan untuk mengendalikan gerakan-gerakan bebas terhadap suatu sasaran.
- Reaction : kemampuan merespon rangsang yang datang secara mendadak.

3.      Faktor yang harus diperhatikan sebelum memberikan latihan fisik:
-kondisi atlet, fit atau tidak pelatih harus mengetahui agar dalam latihan sasaran akan tercapai.
-Latihan fisik dilakukan secara sistematis dan teratur.
-Pembebanan latihan atau porsi latihan disesuaikan dengan kondisi atlet (superkompensasi).
       Latihan fisik yang tidak terprogram dapat menimbulkan masalah antaralain :
 -beban latihan terlalu ringan (plato).
- Beban latihan terlalu berat (invoksi) dapat menyebabkan overtraining serta cedera bagi atlet dan penurunan prestasi.
-Sasaran yang dicapai tidak tepat dan tidak terpenuhi.
       Program latihan fisik yang tepat sasaran :
- berjenjang
- spesifik – obyektif  (khusus)
- cukup berat – realistis (sasaran harus menantang atau dibuat cukup berat atau superkonpensasi/yang penting tidak berlebihan)
- dibuat bersama (pelatih dan atlet)
·         atlet bertanggungjawab mencapainya
·         atlet paling memahami kondisinya
·         pelatih akan mendorong / memotivasi atlet untuk mencapainya
- jangan terlalu banyak sekaligus
- program tertulis (mudah mengontrol)
- tetapkan sasaran keberhasilan :
·         performance goal
·         out come goal

4.      Hambatan yang mungkin terjadi saat pelaksanaan latihan fisik :
- latihan fisik tidak mengenai sasaran yang telah diprogramkan sejak awal
- stretching kurang sehingga pada saat latihan dapat terjadi cedera
- rasa jenuh yang menghinggapi pikiran atlet karena latihan yang monoton
- latihan terlalu banyak yang mengakibatkan atlet mengalami overtraining
- kurangnya koordinasi antara atlet dengan pelatih yang berakibat banyaknya kesalahan gerakan sehingga target tidak tercapai
- karena perubahan cuaca sehingga program latihan tidak berjalan dengan sempurna (ini dapat terjadi jika latihan fisik dilaksanakan di outdoor)

5.      Untuk mengetahui tingkat keberhasilan latihan fisik dengan cara:
- ada peningkatan kemampuan fisik atlet dalam berlatih atau bertanding
- latihan mencapai overload
- pembebanan / porsi latihan yang diberikan sesuai bengan kondisi / kemampuan atlet
- atlet tidak mengalami cedera pada saat/setelah latihan fisik
- atlet tidak mengalami penurunan prestasi
       Evaluasi yang mungkin diberikan antara lain :
- pelatih memberhentikan latihan jika latihan tersebut tidak mengenai sasaran atau ada kesalahan dalam melakukan latihan
- pelatih harus memotivasi atletnya agar latihan berjalan sesuai program atau mencapai sasaran
- pelatih memberi pujian kepada atlet jika latihan mengenai sasaran